http://dvdmurottal4mode.blogspot.com/


Headlines News :

Cetakan Coklat

    bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
    Paket Minyak Cinta 300x250
    Tampilkan postingan dengan label Mompreneur. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Mompreneur. Tampilkan semua postingan

    Tips Menjalani Mompreneur

    Mompreneur adalah sebutan untuk ibu rumah tangga yang menjadi wirausahawati. Berasal dari kata Mommy yang artinya ibu, dan enterpreneur bermakna pengusaha. Jadi, seorang mompreneur adalah sosok wanita yang mempunyai tugas dan tanggung jawab yang amat berat.
    Selain berkewajiban mengurus keluarga, ia juga    harus berjuang untuk mencari penghasilan dengan usaha atau bisnis yang ia geluti. Ada sisi positif dan negatif menjadi mompreneur, antara lain:

    Hal positif (keuntungan)
    • Menambah pemasukan untuk keluarga
    • Melatih talenta, kreatifitas dan inovasi serta penyalur hobi
    • Mampu mandiri dalam hal keuangan
    • Memperluas relasi dan pertemanan

    Hal negatif (kerugian)
    • Memerlukan kerja keras dan menguras energi.
    • Sering terjadi perselisihan kepentingan antara keluarga dan bisnis
    • Mempunyai kesempatan bersosialisasi yang terbatas
    • Vitalitas dan kesehatan lebih sering terganggu

    Dalam perjalanannya menjadi seorang "mompreneur", yang paling sering terjadi konflik kepentingan antara bisnis dan keluarga. Untuk itu diperlukan berbagai upaya agar semuanya berjalan harmonis antara kepentingan keluarga dan kemajuan usaha. Adapun beberapa tips yang bisa anda lakukan sebagai seorang Mompreneur antara lain:

    Bangun Bisnis yang Anda Cintai
    Bila Anda telah memutuskan untuk memulai suatu bisnis sendiri dan bekerja dari rumah, Anda harus menyukai dan mencintai apa yang Anda kerjakan. Jika ada beberapa pilihan bisnis yang bisa anda kerjakan dari rumah, misalnya bisnis kuliner, bisnis fashion, usaha kerajinan tangan, dsb, maka pilihlah bisnis yang benar-benar anda sukai dan mampu anda lakukan. Dengan membangun usaha yang senang anda kerjakan, maka motivasi dan gairah kerja akan selalu muncul dalam diri anda. Dengan motivasi kerja yang bagus, maka bisnis anda pasti menemui keberhasilan. 

    Ciptakan "Home Office"
    Home Office atau kantor dalam rumah merupakan salah satu cara agar anda bisa fokus terhadap jalannya bisnis anda. Untuk menciptakan "home office", anda bisa menggunakan salah satu ruangan rumah anda sebagai ruang kerja dalam mengerjakan hal-hal yang terkait dengan bisnis anda. Selain itu, dengan menyiapkan "home office", barang-barang ataupun dokumen yang merupakan bagian dari bisnis anda, tidak akan terganggu oleh anggota keluarga.  

    Susun Jadwal
    Ketika membangun usaha di rumah, sering anda akan direpotkan saat mengurus keluarga dan mengerjakan bisnis anda. Terkadang tanpa disadari, anda akan mengerjakan kedua hal tersebut secara bersamaan, sehingga urusan rumah tangga dan urusan bisnis menjadi tidak tuntas semuanya. Maka, susunlah jadwal yang tepat dan kelola waktu dengan bijaksana agar satu per satu kepentingan bisnis dan urusan rumah tangga bisa diselesaikan dengan baik.

    Mintalah Bantuan Keluarga Anda
    Ketika anda benar-benar terjebak dalam menyelesaikan kepentingan usaha dan rumah tangga, maka mintalah bantuan anggota keluarga anda, terutama sang suami. Mohonlah pengertian pasangan anda, agar bisa menyokong bisnis anda dengan membantu anda baik dalam urusan rumah tangga atau pun ikut menangani bisnis anda sewaktu-waktu.

    Sukses Menjadi Mompreneur

    Menjadi mompreneur dan memiliki kantor di rumah, tentu menjadi impian hampir setiap wanita yang telah berkeluarga dan memiliki anak.
    Berpenghasilan meski di rumah, bekerja sambil mengasuh dan mengawasi anak pastinya menyengkan, bukan.
    Bekerja di rumah bukan berarti tak memiliki kesibukkan layaknya pekerja kantoran. Jika tak bisa mengelola dengan baik, kesibukkan kerja dengan rumah tangga akan tumpang tindih. Pada akhirnya ada salah satu yang akan terkorbankan, entah usaha yang dijalankan ataupun keluarga.
    Berkantor di rumah bukan berarti minim masalah dan kendala. Terkadang dalam kondisi tertentu berkantor di rumah jauh lebih sibuk dibandingkan dengan pekerja kantoran. Di saat- saat tertentu, ada kalanya seorang pengusaha di tuntut untuk bekerja lebih dari 24 jam sehari, lebih dari 7 hari dalam seminggu. Walaupun itu tadi hanya perumpamaan, kebayang kan gimana repotnya.
    Kondisi diatas pernah saya alami saat usaha diujung kebangkrutan. Waktu 24 jam sehari rasanya kurang. Pekerjaan rumah keteter. Anak tak terurus. Pokoknya betul-betul crowded.
    Apapun di dunia ini pasti ada unsur suka dan dukanya , begitu pula menjadi mompreneur. Sama seperti pekerja kantoran, mompreneur juga memiliki masalah yang tak kalah peliknya. Beberapa kendala yang dihadapi mompreneur diantaranya, pertama, mismanagement. Mismanagement yang saya maksudkan disini ialah ketidak mampuan dalam mengelola dengan baik antara kebutuhan kerja dan kebutuhan keluarga.
    Walaupun bekerja di rumah, tak jarang pekerjaan akan menyita waktu dan perhatiaan kita, hingga kewajiban mengurus keluarga menjadi terbengkalai. Apalagi jika semua masih dikerjakan sendiri. Walaupun memiliki karyawan, terkadang disaat-saat tertentu pekerjaan yang harus dikerjakan melebihi kapasitas. Disinilah komitmen untuk mempriorotaskan keluarga dipertaruhkan.
    Kedua, jenuh dengan rutinitas harian. Berkantor di rumah berarti melakukan semua aktivitas di dalam rumah. Entah aktivitas kerumahtanggaan seperti memasak, mengurus anak-anak dan menemani anak belajar, ataupun aktivitas yang berkaitan dengan usaha yang dijalankan, seperti menerima pelanggan, mengerjakan pesanan, perencanaan usaha dan lain sebagainya.
    Berkutat dengan semua aktivitas di rumah sepanjang waktu tentu sangat membosankan. Perlu diingat, kebosanan yang tak ter-manage dengan baik bisa menurunkan produktivitas kerja.
    Saat kebosanan memuncak, refreshing bersama keluarga menjadi solusi jitu. Tak harus pergi mengunjungi tempat-tempat wisata, pergi ke pemancingan bersama keluarga, jalan-jalan ke Mall, ataupun sekedar berkunjung ke tempat saudara, sudah cukup menghilangkan kepenatan akan rutinitas harian.
    Sesekali mintalah ”Me Time” pada suami untuk memberi jeda pada aktivitas harian. Pergi sendiri ke tempat-tempat yang menyenangkan atau berkumpul dengan sahabat bisa menjadi alternatif ber-me time.
    Jika diperlukan, ubah tata letak furnitur kantor. Tambahkan beberapa tanaman hidup agar kantor terasa segar. Jika memungkinkan, cat ulang dinding kantor agar terasa suasana yang berbeda.
    Ketiga, skill dan pengetahuan tak berkembang. Walaupun berkantor di rumah dan menjadi bos atas usaha kita sendiri, kita tetap perlu untuk meng-upgrade kemampuan dan keilmuan kita. Jangan pernah menjadi katak dalam tempurung.
    Persaingan bisnis kini bergerak cepat. Jangan sampai kita kalah saing dengan competitor hanya karena pengetahuan kita tertinggal dengan pesaing. Mengikuti seminar dan training menjadi agenda wajib. Membaca buku-buku yang menambah wawasan serta motivasi juga sangat diperlukan.
    Keempat, tak memiliki target. Bekerja di rumah dengan segala ke”nyamanannya” kadang membuat kita lupa untuk menetapkan target-target pada usaha yang dijalankan agar semakin berkembang.
    Ada banyak faktor yang menjadi penyebabnya antara lain, pertama, kelelahan karena waktu kita tersita untuk mengurusi rumah tangga dan usaha. Kedua, kurang ilmu juga dapat menjadi penyebabnya. Gagap menghadapi tantangan dan peta bisnis yang senantiasa berubah-ubah. Ketiga, rendahnya motivasi, menganggap cukup dengan apa yang telah dicapai.
    Walaupun memiliki usaha di rumah, prinsip ”mengalir mengikuti arus” sebaiknya dihindari. Kita harus tetap membuat target-target agar usaha semakin berkembang. Misalnya, target perluasan usaha seperti kapan mulai menambah outlet baru, kapan membuat produk 2nd merk untuk segmen yang berbeda dan masih banyak lagi.
    Seiring berkembangnya usaha yang kita miliki, harapannya akan semakin banyak tenaga yang kita rekrut. Itu artinya, kita membantu mengurangi pengangguran di negeri ini.
    Salam sukses,
     
    Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2011. Tutorial Cara Berjilbab - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Mas Template
    Proudly powered by Blogger